BanoaTV, PRAPAKANDA — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah, Paguyuban keluarga Besar Desa Prapakanda menggelar kegiatan keagamaan sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Prapakanda tersebut diikuti masyarakat serta anggota Paguyuban keluarga Besar Desa Prapakanda. Peringatan Maulid Nabi diisi dengan sejumlah kegiatan keagamaan, di antaranya pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat Nabi, tausiah, hingga doa bersama.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai persaudaraan, kepedulian sosial, serta kebersamaan yang diajarkan Rasulullah diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan masyarakat, khususnya di Desa Prapakanda.
Penasehat Paguyuban keluarga Besar Desa Prapakanda, Dr. Muhlis Hafel, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan Maulid Nabi memiliki makna penting dalam menjaga hubungan silaturahmi, baik bagi masyarakat yang berada di Desa Prapakanda maupun warga asal Prapakanda yang saat ini berada di luar daerah.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk terus menjaga silaturahmi, bukan hanya bagi masyarakat yang ada di Desa Prapakanda, tetapi juga orang-orang Prapakanda yang berada di luar desa. Kegiatan memperingati Maulid seperti ini juga harus terus dijalankan,” ujar Dr. Muhlis Hafel.
Sementara itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kami berharap masyarakat dapat mengambil hikmah dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini juga semakin memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Desa Prapakanda,” pungkasnya Dr. Muhlis Hafel.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, peringatan Maulid ini juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga tradisi, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, masyarakat Desa Prapakanda diharapkan dapat terus menjaga persaudaraan, mempererat silaturahmi, dan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Red, BanoaTV





Tinggalkan Balasan