OBI, BanoaTV — Warga Desa Fluk, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, mengeluhkan pelayanan listrik PLN yang dinilai masih belum stabil. Pemadaman listrik disebut kerap terjadi pada malam hari, bahkan berlangsung hingga berjam-jam.

Kehadiran jaringan listrik di wilayah Obi Selatan sejatinya disambut baik oleh masyarakat. Namun, harapan warga untuk menikmati penerangan secara normal mulai berubah menjadi kekecewaan lantaran listrik masih sering padam pada saat masyarakat membutuhkan penerangan.

Mantan Ketua Pemuda Desa Fluk dua periode, Anji, mengatakan, keluhan terkait kondisi listrik belakangan ini semakin sering disampaikan masyarakat. Menurutnya, warga berharap dapat menikmati penerangan setidaknya selama 12 jam, mulai pukul 18.00 hingga 06.00 WIT.

“Memang warga Desa Fluk akhir-akhir ini sudah sering mengeluhkan PLN yang sering padam saat jam operasional berlangsung. Seharusnya pukul 18.00 sore sampai 06.00 pagi masyarakat sudah bisa menikmati penerangan dengan tenang. Tetapi yang terjadi justru rasa cemas ketika malam dan gelap tiba,” ujar Anji.

Ia mengatakan, masyarakat tidak menuntut pelayanan listrik selama 24 jam seperti sejumlah desa lainnya. Warga Desa Fluk, kata dia, hanya berharap pasokan listrik pada malam hari dapat berjalan secara stabil.

“Desa lain sudah menyala 24 jam, sementara kami di Fluk 12 jam saja masih susah. Kami tidak perlu listrik menyala di siang hari. Kalau malam hari saja sudah cukup bagi kami, asalkan bisa menyala dengan normal,” tegasnya.

Keluhan serupa disampaikan warga Desa Fluk lainnya, Afrisal. Ia menyebut pemadaman listrik seolah telah menjadi persoalan rutin yang dirasakan masyarakat hampir setiap malam.

“Sudah menjadi hal wajib setiap malam, pasti saja PLN mati berjam-jam. Terkadang sampai terbit fajar listrik tidak kunjung menyala,” kata Afrisal.

Menurutnya, kondisi listrik yang tidak stabil tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat. Anak-anak kesulitan belajar pada malam hari, sementara kegiatan ekonomi warga juga ikut terganggu.

Karena itu, warga Desa Fluk meminta perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Bupati Halmahera Selatan, agar kondisi kelistrikan di desa tersebut segera mendapat penanganan.

“Kami mengharapkan atensi Bapak Bupati terkait kondisi listrik di desa kami. Kami hanya ingin mendapatkan pelayanan listrik yang layak dan bisa dinikmati secara stabil, terutama pada malam hari,” pungkas Afrisal.

Warga berharap pemerintah bersama pihak PLN dapat segera mencari solusi atas persoalan tersebut sehingga kehadiran listrik di Desa Fluk benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru menjadi sumber kekhawatiran akibat pemadaman yang berulang.

 

Red, BanoaTV