BACAN, BNtv – Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap tiga korban yang masih hilang akibat insiden longboat terbalik di perairan antara Desa Kawasi, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, dan Desa Waisum, Kepulauan Sula.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa pada hari kedua operasi pencarian, tim menggunakan berbagai armada, termasuk KRI Madidihang, RIB 01 Sanana, kapal patroli Polairud, serta longboat milik masyarakat.

“Area pencarian mencakup perairan Desa Kawasi hingga Laiwui, serta perairan Desa Waisum Sanana hingga Tanjung Pulau Pagama. Namun, hingga pukul 18.00 WIT, ketiga korban belum ditemukan,” ujar Iwan.

Karena hasil masih nihil, operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada hari ketiga, Selasa, 4 Maret 2025, mulai pukul 07.30 WIT.

Korban dan Unsur yang Terlibat

Total korban dalam insiden ini berjumlah tujuh orang. Empat korban telah ditemukan, yaitu:

  1. Rahman La Muhamad (38), laki-laki, warga Desa Waisum.
  2. Lakasi (40), laki-laki, warga Desa Waisum.
  3. Wa Sa’dia (42), perempuan, warga Desa Waisum.
  4. Nidar (16), perempuan, warga Desa Waisum.

Tiga korban yang masih dalam pencarian:
5. Istri La Kasi (identitas belum diketahui), perempuan, warga Desa Waisum.
6. Nurul (17), perempuan, warga Desa Waisum.
7. Mila (15), perempuan, warga Desa Waisum.

Pencarian melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Sanana, KRI Madidihang, Polairud Sanana, Polairud Obi (Marnit Obi KP XXX-1007), Pos TNI AL Sanana, Danramil Sanana, Polsek Sanana, Babinsa Obi, KPLP Kawasi, serta masyarakat dan keluarga korban. (Red)