Jakarta, BanoaTV — Nawaning Nusantara DKI Jakarta kembali melaksanakan kegiatan kajian rutin yang kali ini dirangkai dengan peringatan Maulidur Rasul SAW. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh khidmat, dengan rangkaian zikir bersama, pembacaan serta kajian Kitab Al-Arba’in An-Nawawiyah, dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negeri.

Peringatan Maulidur Rasul menjadi momentum bagi keluarga besar Nawaning Nusantara DKI Jakarta untuk kembali meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kondisi bangsa dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mengikuti kajian dan zikir, tetapi juga bersama-sama memanjatkan doa untuk Indonesia. Doa tersebut dirangkai dalam “Munajat Cinta untuk Negeri”, sebagai ungkapan cinta, kepedulian, dan harapan agar Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, keberkahan, serta dijauhkan dari berbagai musibah dan perpecahan

“Munajat ini adalah bentuk ikhtiar batin kita sebagai bagian dari masyarakat. Kita ingin negeri ini selalu dalam lindungan Allah SWT, masyarakatnya diberikan ketenteraman, dan para pemimpinnya diberikan kekuatan serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah,” demikian pesan yang disampaikan oleh Ning Hj. Eka Fitri Rohmawati yang kerap disapa Ning Afie selaku Koordinator Wilayah Nawaning Nusantara DKI Jakarta dalam kegiatan tersebut.

Kajian Al-Arba’in An-Nawawiyah juga menjadi bagian penting dari kegiatan rutin Nawaning Nusantara DKI Jakarta. Melalui kajian hadis-hadis pilihan tersebut, para peserta diajak untuk tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, dan kehidupan berbangsa.

Nawaning Nusantara DKI Jakarta berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang silaturahmi, penguatan keilmuan dan spiritualitas, sekaligus wadah bagi perempuan-perempuan pesantren untuk terus berkontribusi memberikan manfaat bagi umat dan bangsa.

Maulidur Rasul menjadi momentum untuk meneladani Rasulullah SAW, Kajian menjadi jalan untuk menambah ilmu, dan munajat menjadi ikhtiar untuk menitipkan negeri kepada Allah SWT, pungkas Ning Afie.

Dari zikir, lahir ketenangan.

Dari ilmu, lahir kesadaran.

Dari doa, tumbuh harapan.

Untuk Indonesia yang aman, damai, dan penuh keberkahan.

 

Red, BanoaTV