BanoaTV – Ternate, 5 April 2026 – Upaya percepatan pemulihan pascagempa bumi di Provinsi Maluku Utara terus dilakukan. Salah satunya melalui pendistribusian bantuan logistik ke Kecamatan Batan Dua, Kota Ternate, yang terdampak gempa pada Kamis, 2 April 2026 lalu.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor SAR Ternate, berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi Maluku Utara, serta Pemerintah Kota Ternate, mengirimkan bantuan menggunakan Kapal KN SAR 237 Pandudewanata pada Minggu, 5 April 2026.
Rombongan bertolak dari Pelabuhan Ahmad Yani Ternate pada pukul 00.00 WIT menuju Pulau Batan Dua. Wali Kota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman, memimpin langsung perjalanan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan dari BNPB, BPBD, BMKG, Dinas Sosial, dan instansi terkait lainnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa kapal tersebut mengangkut berbagai bantuan logistik yang berasal dari BNPB, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kota Ternate, serta dukungan dari sejumlah instansi dan pihak swasta.
“Bantuan yang dibawa antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, mie instan, susu kental manis, air mineral, susu bayi, selimut, makanan siap saji, perlengkapan bayi, serta kebutuhan dasar lainnya untuk masyarakat terdampak,” ujar Iwan.
Ia juga menegaskan bahwa Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, bersama Wali Kota Ternate berkomitmen memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat dan terkoordinasi.
Sinergi dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk TNI/Polri, Basarnas, BNPB, BPBD, BMKG, PUPR, operator telekomunikasi, PLN, pihak swasta, serta relawan.
Melalui distribusi bantuan ini, pemerintah berharap kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Batan Dua dapat segera terpenuhi, sehingga kondisi kehidupan warga dapat berangsur kembali normal.
Red, BanoaTV




Tinggalkan Balasan