Halmahera Selatan, BANOATV — Pemuda dan mahasiswa Saketa mendesak Polres Halmahera Selatan menyelidiki dugaan pencurian BBM di PLN ULP Saketa serta memproses pihak yang terbukti bertanggung jawab. Mereka juga meminta Inspektorat PLN melakukan audit terhadap pengelolaan BBM dan sistem pengawasan di unit tersebut.

Desakan itu disampaikan Rizki Ramli, perwakilan pemuda Saketa. Ia menilai dugaan penyalahgunaan BBM yang disebut terjadi berulang kali tidak cukup hanya dilihat dari siapa yang mengambil, tetapi juga harus ditelusuri dari sisi tata kelola dan pengawasan.

“Kami meminta Polres segera turun melakukan penyelidikan dan Inspektorat PLN melakukan audit menyeluruh. Jangan hanya mengusut siapa yang mengambil BBM, tetapi periksa juga sistem pengawasannya,” ujar Rizki.

Pemuda Saketa turut mendesak pencopotan Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir, serta meminta yang bersangkutan diproses apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran atau kelalaian dalam pengelolaan BBM.

Tuntutan tersebut muncul di tengah keluhan masyarakat di wilayah Gane Barat yang mengaku kerap mengalami pemadaman listrik. Kondisi itu dinilai perlu mendapat perhatian karena BBM merupakan salah satu komponen penting dalam operasional pembangkit.

“Kami mengecam keras jika benar BBM yang diperuntukkan bagi operasional listrik justru disalahgunakan. Masyarakat yang akhirnya menerima dampaknya ketika pelayanan listrik terganggu,” kata Rizki.

Ia meminta dugaan tersebut dibuktikan melalui proses hukum dan audit, termasuk dengan memeriksa alur penerimaan, penyimpanan, penggunaan hingga pengawasan BBM di PLN ULP Saketa.

Pemuda Saketa menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut. Mereka bahkan mengancam melakukan boikot terhadap PLN ULP Saketa apabila tidak ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengusut dugaan pencurian BBM dan mengevaluasi pengelolaan pelayanan listrik.

“Kami beri perhatian serius terhadap persoalan ini. Jika tidak ada tindakan nyata, kami akan mengambil sikap dengan melakukan boikot PLN Saketa,” tegas Rizki.

 

Red, BanoaTV