BACAN, BanoaTV – Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba secara resmi menutup kegiatan Literasi Anak Laut di Desa Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan. Program yang mengusung tema “Laut dan Literasi: Menyongsong Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” ini turut dihadiri Wakil Bupati Helmi Umar Muksin, sejumlah pimpinan OPD, pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat.
Ketua Panitia sekaligus Pendiri Literasi Anak Laut menjelaskan bahwa gerakan ini lahir untuk meningkatkan minat baca bagi siswa-siswi Desa Laluin, khususnya anak-anak Bajo yang hidup dekat dengan laut. Program tersebut diharapkan mampu mencetak generasi pesisir yang cerdas, kreatif, dan siap bersaing di masa depan.
“Dengan hadirnya Literasi Anak Laut, kami ingin membuka akses membaca seluas-luasnya bagi anak-anak agar mereka tumbuh dengan kemampuan literasi yang baik dan memiliki masa depan yang berkualitas,” ujarnya.
Tahun ini, rangkaian kegiatan turut diisi dengan beberapa lomba dan pelatihan menulis tingkat SMA. Pelatihan tersebut dipandu penulis muda asal Desa Wayaua, Hairullah M. Dahlan. Panitia menargetkan terbitnya sebuah buku karya siswa-siswi Bajo Desa Laluin sebagai hasil akhir program.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian yang diberikan, sembari berharap dukungan penuh stakeholder untuk keberlanjutan gerakan literasi komunitas tersebut.
Di waktu yang sama, Bupati Bassam memberikan apresiasi kepada para pemuda dan mahasiswa Laluin atas inisiatif membangun ruang literasi berbasis komunitas. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memprioritaskan kebutuhan masyarakat.
“Apapun yang menjadi kepentingan masyarakat harus diutamakan. Saya berharap masyarakat dan pemerintah desa tetap mendukung program-program pemerintah daerah,” tegasnya.
Bassam juga menyoroti potensi maritim masyarakat Bajo yang sejak lama menggantungkan hidup pada laut. Ia menilai pendidikan dan literasi sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi isu lingkungan dan tantangan masa depan.
Bupati juga menekankan arah pembangunan Halmahera Selatan yang berfokus pada penguatan sektor agromaritim. Ia mengapresiasi Desa Laluin yang telah mengembangkan budidaya rumput laut, sembari memastikan dukungan penuh pemerintah daerah.
“Rumput laut jangan hanya diproduksi secara kecil-kecilan, tetapi harus menjadi industri kita nanti. Tahun 2026, zona dua yang meliputi Kayoa, Makian, terutama Kayoa Selatan, akan kami dorong agar produksi rumput laut semakin berkembang dan memberi pendapatan lebih baik bagi masyarakat,” jelas Bassam.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak segan menyampaikan kebutuhan dan kendala yang dihadapi agar dapat segera ditangani pemerintah daerah.
“Jika ada hal yang dibutuhkan, sampaikan kepada kami. Pemerintah akan berupaya memenuhi kekurangan yang ada demi kemaslahatan bersama,” ujarnya.
Menutup sambutan, Bassam mengajak masyarakat menjaga kebersihan laut dan tidak membuang sampah sembarangan sebagai upaya melindungi lingkungan pesisir.
Reporter: Indra
Editor: Redaksi BanoaTV




Tinggalkan Balasan