BACAN, BanoaTV – Banjir susulan yang terjadi pada Selasa malam, 27 Mei 2026, menyebabkan produksi dan distribusi air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Halmahera Selatan, terhenti sementara. Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dodola/Sungaira dilaporkan stop operasi akibat tingginya tingkat kekeruhan air baku.

Direktur PDAM Halmahera Selatan, Soleman Bobote, menjelaskan bahwa banjir membawa material lumpur dan sampah yang menutup sumber air, sehingga proses pengolahan air tidak dapat dilakukan.

“Karena banjir tadi malam jadi sumber air tertutup material, makanya air tidak jalan. Sementara ada perbaikan,” jelas Soleman saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp. Rabu, (27/05/2026).

Foto: Perbaikan Saluran Air yang tertutup lumpur akibat banjir.

Lanjut dia, saat ini pihaknua masih melakukan perbaikan sejak pukul 06.12 WIT hingga selesai. Pihak PDAM juga mengimbau seluruh pelanggan untuk menghemat penggunaan air serta menampung air sebagai persediaan selama gangguan berlangsung.

Adapun wilayah yang terdampak gangguan distribusi air bersih meliputi:

Sayoang Ketinggian

Sebagian wilayah Pelabuhan

Pasir Putih Pertamina Puncak

Wayamiga dan Marabose, serta Labuha dan sekitarnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan normalisasi distribusi air masih terus dilakukan oleh pihak PDAM.

Red: BanoaTV