Halmahera Selatan, BanoaTV – Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Halmahera Selatan resmi menutup kegiatan Literasi Ramadhan 2026 yang telah berlangsung selama dua hari, pada 8 hingga 9 Ramadhan, di Kabupaten Halmahera Selatan. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas literasi dan lomba edukatif bagi anak-anak dan generasi muda sebagai bagian dari upaya menumbuhkan budaya membaca serta semangat belajar sejak dini.

Penutupan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Ketua Bidang II Pokja II TP-PKK Kabupaten Halmahera Selatan, Fara Safiun, yang juga memberikan pesan motivasi kepada para peserta agar terus mengembangkan kebiasaan belajar dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Literasi Ramadhan Halmahera Selatan, Mudrika Masud, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan pemerintahan daerah, Kepala Dinas Pariwisata, Sekretaris Dinas, serta para pembina FTBM Wilayah Selatan yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan Literasi Ramadhan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Mudrika.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan literasi tersebut berlangsung selama dua hari dan berhasil diselesaikan hingga hari terakhir dengan partisipasi aktif para peserta.

Mudrika juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan.

“Kami sebagai panitia memohon maaf apabila selama kegiatan berlangsung masih terdapat kekurangan. Namun kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan literasi bersama komunitas dan FTBM pada kesempatan berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum FTBM Halmahera Selatan, Ariyanto M. Basra, menegaskan bahwa kegiatan Literasi Ramadhan merupakan bagian dari upaya membangun gerakan literasi yang lebih luas di masyarakat.

“Kegiatan Literasi Ramadhan ini merupakan salah satu bentuk komitmen FTBM dalam menumbuhkan minat baca serta budaya belajar di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak komunitas serta lembaga pendidikan,” kata Ariyanto.

Ia juga mengajak seluruh anggota FTBM dan komunitas literasi untuk tetap semangat dan konsisten dalam menjalankan gerakan literasi di Halmahera Selatan.

“Gerakan literasi tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak agar semangat membaca dan belajar dapat tumbuh menjadi budaya di tengah masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang II Pokja II TP-PKK Kabupaten Halmahera Selatan, Fara Safiun, dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi sebagai bagian dari proses membangun generasi yang cerdas dan berkarakter.

“Literasi memiliki peran penting dalam memperluas wawasan, menumbuhkan kepekaan, serta membangun kebiasaan belajar yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Dari proses yang dimulai sejak kecil, akan lahir generasi yang mencintai ilmu pengetahuan dan mampu menggunakan pengetahuannya untuk hal-hal yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta yang mengikuti berbagai lomba selama kegiatan Literasi Ramadhan.

“Melalui kegiatan dan lomba yang kalian ikuti, kalian sedang belajar banyak hal, seperti disiplin, keberanian, rasa percaya diri, dan kesungguhan dalam berusaha. Semua itu merupakan bekal yang sangat penting untuk masa depan kalian,” katanya.

Fara juga mengingatkan para peserta agar tidak berkecil hati apabila hasil yang diperoleh belum sesuai harapan.

“Setiap proses yang kalian jalani hari ini adalah bagian dari langkah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Rajinlah belajar, hormati orang tua dan guru, serta isi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat,” pesannya.

Ia berharap kegiatan Literasi Ramadhan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dalam meningkatkan minat baca masyarakat.

“Saya berharap kegiatan literasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Kita bisa belajar dari daerah seperti Yogyakarta yang memiliki budaya literasi yang kuat. Semoga ke depan gerakan literasi di daerah kita juga dapat berkembang dan membanggakan,” tuturnya.

Sebagai penutup, Fara Safiun menyatakan dukungannya terhadap penguatan program literasi di Halmahera Selatan, termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“FTBM ke depan harus terus bekerja keras dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk di bidang pendidikan, dalam mengembangkan program literasi. Kami dari TP-PKK juga berkomitmen untuk menghadirkan program-program kerajinan dan literasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya kegiatan Literasi Ramadhan tersebut, FTBM Halmahera Selatan berharap semangat membaca dan belajar dapat terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari gerakan bersama.

 

Reporter: Indra

Editor: Redaksi BanoaTV