BACAN, BanoaTV – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan menindaklanjuti keluhan masyarakat yang terdampak banjir besar di Kota Labuha dan sekitarnya.
Kepala BPBD Halsel, Aswin Adam, menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan pendataan terhadap kerusakan perabot rumah tangga milik warga yang rusak parah akibat banjir yang terjadi pada Minggu, 22 Juni 2025 lalu.
“Ya, sebagai tindak lanjut, kami akan turun langsung ke lapangan untuk mendata perabot rumah tangga warga yang benar-benar rusak akibat terdampak banjir,” ujar Aswin kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/7/2025).
Aswin menegaskan, Pemkab Halsel tidak tinggal diam menghadapi musibah ini. Pemerintah akan mengupayakan penanganan yang responsif terhadap kebutuhan warga terdampak, terutama di lima desa yang paling parah terendam banjir: Desa Labuha, Amasing Kota, Amasing Kota Barat, Amasing Kali, dan Amasing Kota Utara.
Banjir besar yang melanda wilayah Labuha dan sekitarnya menyebabkan dampak signifikan. Tercatat sebanyak 3.869 Kepala Keluarga (KK) atau 15.065 jiwa terdampak, serta 2.253 unit rumah terendam air.
Aswin menambahkan ari hasil pendataan itu akan di usulkan ke BNPB pusat dalam bentuk program pemulihan ekonomi peralatan atau barang yang rusak. “Sehingga harapan kami pusat dapat merealisasikan. Prinsipnya kami akan terus berupaya,”tandasnya
Ia juga memastikan bahwa proses pendataan akan dilakukan secara menyeluruh dan transparan sebagai dasar untuk menentukan bentuk bantuan selanjutnya yang sesuai kebutuhan warga.
Reporter: adhy |Editor: Redaksi BanoaTV




Tinggalkan Balasan