Halmahera Selatan, BanoaTV – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Halmahera Selatan menggelar rapat perdana tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat kesepahaman lintas agama guna menjaga stabilitas dan kedamaian daerah di tengah dinamika sosial yang berkembang di Maluku Utara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Halmahera Selatan pada pukul 17.00 WIT, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Ketua FKUB Halmahera Selatan, Adnan Wahid, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan inisiatif awal dalam membangun komitmen bersama untuk menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Pertemuan ini adalah pertemuan perdana yang diinisiasi FKUB Halmahera Selatan, dengan target membangun satu kesepahaman bersama guna menjunjung kedamaian di Halmahera Selatan,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kondisi di sejumlah wilayah di Maluku Utara belakangan ini menunjukkan dinamika yang kompleks, sehingga diperlukan langkah antisipatif sejak dini.
“Kita di Halsel harus lebih dini menyikapi situasi yang berkembang di Maluku Utara,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Halmahera Selatan, H. Saiful Djafar Arfah, mengingatkan pentingnya bijak dalam penggunaan media sosial di tengah derasnya arus informasi.
“Kami telah menyampaikan imbauan kepada teman-teman di satuan kerja untuk bijak dalam bermedia sosial. Apalagi saat ini kecepatan informasi melebihi yang kita kira. Maka saya sangat bersyukur dengan adanya pertemuan ini,” ungkapnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan beserta jajaran, Kepala Dinas Haji dan Umrah Jauhari S. Tawary, Kepala DPMD Zaki Abdul Wahab, para tokoh agama, imam, pendeta, serta organisasi keagamaan dan kepemudaan seperti PARMUSI, GAMKI, dan Muhammadiyah.
Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah pencegahan guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
“Kami telah memerintahkan personel untuk melakukan monitoring di wilayah yang masuk zona pasca konflik di beberapa daerah di Maluku Utara sebagai upaya pencegahan dini,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Mari kita menjaga situasi aman dan damai di wilayah Halmahera Selatan yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Sebagai tindak lanjut, FKUB Halmahera Selatan juga akan menggelar Deklarasi Damai Umat Beragama yang direncanakan berlangsung pada Senin, 06 Maret 2026, di kawasan UMKM Halsel dengan mengusung tema “Deklarasi Damai Kerukunan Beragama Halmahera Selatan”.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada publik, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Halmahera Selatan.
Rapat diakhiri dengan sesi foto bersama dan silaturahmi antar peserta guna mempererat hubungan serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Reporter: Achul
Editor: Red BanoaTV




Tinggalkan Balasan