HALSEL, BanoaTV.com – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, membuka peluang untuk kembali berpasangan dengan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin pada kontestasi politik mendatang. Keduanya menyatakan masih memiliki komitmen yang sama dalam membangun daerah dan mengabdi kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Bassam saat diwawancarai usai menghadiri pelantikan dan rapat kerja Partai NasDem di Gedung Buana Lipu, Halmahera Selatan, Selasa (27/10/2026).

Bassam mengatakan, peluang untuk melanjutkan kebersamaan dengan Helmi tetap terbuka selama keduanya masih memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Seharusnya masih bisa dilihat sampai saat ini, saya dan Pak Wakil masih memiliki komitmen yang sama. Bahwa pasangan wakil bupati dan bupati akan berupaya memberikan yang terbaik untuk Halmahera Selatan,” ujar Bassam.

Ia juga mengungkapkan kedekatan personal dengan Helmi yang menurutnya tidak sebatas hubungan kerja sebagai pasangan kepala daerah. Bassam mengaku telah menganggap Helmi sebagai orang tua sendiri.

“Saya sudah anggap beliau sebagai orang tua saya sendiri. Jika masih dipercayakan oleh masyarakat untuk periode selanjutnya, insyaallah kita akan maju,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut membuka ruang bagi kemungkinan keberlanjutan pasangan Bassam-Helmi. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai pasangan yang akan diusung pada kontestasi politik berikutnya.

Senada dengan Bassam, Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin menilai hubungan politik antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem selama ini berjalan baik.

Helmi menyebut hubungan kedua partai turut mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, PKS dan NasDem memiliki titik temu dalam melihat kebutuhan pembangunan serta mencari solusi atas berbagai persoalan di Halmahera Selatan.

“Hubungan politik antara PKS dan NasDem cukup baik, baik itu dalam menjalankan pemerintahan Kabupaten Halmahera Selatan. Kami melihat titik temu yang sama ketika melihat Halmahera Selatan dan bersama-sama mencari solusi sebagai kepala daerah,” jelas Helmi.

Meski demikian, Helmi menegaskan bahwa pembahasan mengenai kontestasi politik mendatang tidak bisa dilepaskan dari berbagai pertimbangan. Setiap partai politik, kata dia, memiliki kewenangan dan pandangan tersendiri dalam menentukan arah dukungan.

“Kontestasi politik ke depan tentu kita memperhatikan variabel-variabel yang ada serta menghormati subjektivitas partai politik. Sepanjang ada titik temu dari keduanya, ada kemungkinan untuk tetap bersama-sama,” katanya.

Pernyataan kedua kepala daerah tersebut menunjukkan bahwa peluang untuk kembali berpasangan masih terbuka, dengan mempertimbangkan kesinambungan komitmen pemerintahan dan hubungan politik yang terjalin selama ini.

Kendati demikian, kepastian mengenai pasangan pada kontestasi politik mendatang masih bergantung pada dinamika politik, keputusan masing-masing partai, serta proses politik yang akan berlangsung. Kepercayaan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menentukan arah kepemimpinan Halmahera Selatan ke depan.

 

Red, BanoaTV