HALSEL, BANOATV.COM — Kehilangan kursi DPR RI pada Pemilu 2024 menjadi pekerjaan rumah bagi Partai NasDem di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara. Menghadapi Pemilu 2029, NasDem menargetkan kursi yang lepas dapat direbut kembali, sekaligus memulihkan perolehan kursi legislatif yang hilang.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku Utara, Husni Bopeng, mengatakan target tersebut akan diperjuangkan melalui konsolidasi organisasi, penguatan kader, serta kerja politik hingga ke tingkat desa.
Pernyataan itu disampaikan Husni kepada awak media seusai pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem Halsel, yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakorda) di Hotel Buana Lipu, Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, Selasa (27/10/2026).
Menurut Husni, pengurus yang baru dilantik harus segera menggerakkan mesin partai dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Ia menegaskan, target politik menuju Pemilu 2029 perlu diikuti kerja organisasi yang konsisten dan terukur.
Selain membenahi struktur partai, Husni turut menyoroti peran Wakil Bupati Halsel, Helmi Umar Muchsin, yang juga menjabat Koordinator Wilayah Partai NasDem Maluku Utara. Ia berharap Helmi mengambil peran lebih aktif dalam konsolidasi dan perjuangan partai menghadapi kontestasi politik mendatang.
Di tingkat daerah, NasDem Halsel membidik dua kursi legislatif yang hilang untuk direbut kembali, sekaligus mempertahankan empat kursi yang sebelumnya berhasil diraih. Target tersebut menjadi bagian dari upaya partai memperkuat kembali keterwakilannya di lembaga legislatif.
Untuk perebutan kursi DPR RI, Husni menyebut NasDem akan menyiapkan sejumlah nama kader yang dinilai siap mengikuti kontestasi. Ia mengatakan, para kader telah mendapat tugas dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk bekerja keras merebut kembali satu kursi yang hilang pada Pemilu 2024.
Meski demikian, Husni belum memastikan apakah dirinya akan maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2029. Ia menyebut peluang tersebut masih 50:50.
Husni menegaskan dirinya tetap siap menjalankan tugas partai apabila mendapat mandat dari DPP.
Target yang dicanangkan NasDem kini menjadi tantangan bagi kepengurusan baru untuk menerjemahkan konsolidasi menjadi langkah nyata. Penguatan kader, persiapan calon legislatif, serta upaya membangun hubungan dengan masyarakat akan menjadi bagian dari proses menuju Pemilu 2029.
Sejauh mana target tersebut dapat dicapai akan bergantung pada kerja organisasi dan dinamika politik yang berkembang menjelang pemilihan mendatang.
Red BanoaTV





Tinggalkan Balasan