HALSEL, BanoaTV – Personel Polres Halmahera Selatan bersama Polsek Bacan Timur berhasil meredam aksi saling serang antara kelompok pemuda Desa Babang dan Desa Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (27/10/2026) dini hari.

Kepolisian melakukan pengamanan dan pemantauan di sekitar lokasi kejadian guna mencegah bentrokan susulan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIT di Dusun Rumah Tiga, Desa Babang. Insiden bermula saat berlangsungnya pesta di rumah seorang warga berinisial K. Kegiatan tersebut dilaporkan tidak mengantongi izin keramaian dari kepolisian.

Personel Polsek Bacan Timur bersama masyarakat setempat kemudian berupaya melerai dan mengamankan perkelahian. Sejumlah pemuda dari Desa Sayoang selanjutnya meninggalkan lokasi dengan diantar personel Polsek Bacan Timur untuk mencegah terjadinya keributan lanjutan.

Namun, dalam perjalanan meninggalkan lokasi, diduga terjadi provokasi yang kembali memicu ketegangan. Situasi kemudian berkembang menjadi aksi saling serang dan saling melempar batu antara kedua kelompok.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polres Halmahera Selatan bersama Polsek Bacan Timur melakukan pengamanan dan pemantauan di sekitar lokasi. Polisi juga mengumpulkan bahan keterangan untuk mendalami kronologi kejadian, mengetahui faktor pemicu, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.

Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas Polres Halsel Ipda Hermansyah, mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda Desa Babang dan Desa Sayoang, agar tidak mudah terprovokasi oleh ucapan maupun informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, tidak melakukan tindakan balasan, serta menyerahkan penanganan persoalan kepada kepolisian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kepolisian juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan pemerintah desa untuk berperan aktif meredakan ketegangan serta membangun komunikasi antarkelompok.

Pendekatan persuasif dan dialog dinilai penting agar persoalan yang berawal dari pertikaian tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas dan mengganggu kehidupan masyarakat.

Polres Halmahera Selatan menegaskan bahwa pemeliharaan kamtibmas membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan atau rencana aksi saling serang.

Masyarakat juga dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110 yang tersedia selama 24 jam dan bebas pulsa untuk memperoleh bantuan kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi dilaporkan telah berhasil diredam dan kondisi kamtibmas berangsur kondusif. Personel kepolisian tetap melakukan pemantauan dan pengamanan di wilayah terkait guna mengantisipasi perkembangan situasi serta menjaga keamanan masyarakat di Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan.

 

Red, BanoaTV