HALMAHERA SELATAN, BanoaTV — Pengurus Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Halmahera Selatan resmi dilantik pada Minggu (18/10/2026). Pelantikan yang berlangsung di Aula Penginapan Fira tersebut dihadiri Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, bersama jajaran pengurus Gekrafs.

Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran ekonomi kreatif dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui pengembangan potensi lokal, pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kreativitas generasi muda.

Ketua Gekrafs Kabupaten Halmahera Selatan terpilih, Hamka Jufri, menegaskan bahwa organisasinya berkomitmen membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Menurut Hamka, Halmahera Selatan memiliki beragam potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi melalui inovasi, kreativitas, dan penguatan kapasitas pelaku usaha.

“Gekrafs hadir untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif. Kami ingin mendorong potensi anak-anak muda dan para pelaku usaha kreatif agar mampu berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ujar Hamka dalam sambutannya.
Ia berharap Gekrafs dapat menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas peluang usaha, mengembangkan ide-ide inovatif, serta menciptakan produk yang mampu bersaing dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Hamka juga menilai sinergi antara organisasi, pemerintah daerah, komunitas kreatif, dan pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang bertumpu pada potensi dan kearifan lokal Halmahera Selatan.

Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, berharap kehadiran Gekrafs dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung visi pembangunan agro maritim yang menjadi salah satu arah kebijakan pemerintah daerah.
Menurut Helmi, kekayaan sumber daya alam dan potensi lokal Halmahera Selatan perlu dikelola secara inovatif agar tidak hanya menghasilkan komoditas mentah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Karena itu, ia berharap Gekrafs mampu mengambil peran dalam mendorong kreativitas masyarakat, memperkuat UMKM, serta membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha dan menciptakan peluang kerja.
Helmi juga mengharapkan organisasi tersebut tidak sekadar hadir secara kelembagaan, tetapi mampu menerjemahkan komitmen dan tujuan organisasi ke dalam program kerja yang konkret serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pengembangan ekonomi kreatif yang terintegrasi dengan sektor agro maritim dinilai dapat menjadi salah satu peluang untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Potensi hasil pertanian, perikanan, kelautan, serta kekayaan budaya lokal dapat dikembangkan melalui inovasi produk, pengemasan, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital.

Meski demikian, upaya tersebut membutuhkan kolaborasi berkelanjutan, pendampingan pelaku usaha, akses pasar, serta dukungan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pelantikan pengurus Gekrafs Kabupaten Halmahera Selatan diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan potensi lokal.
Dengan program kerja yang terarah dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, Gekrafs diharapkan dapat berkontribusi dalam memperluas peluang usaha, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Halmahera Selatan.

 

Red, BanoaTV