Labuha, BanoaTV.com – Tumpukan sampah yang menggunung dan berserakan di sejumlah titik di kawasan Pasar Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, menjadi sorotan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas pedagang maupun pengunjung pasar serta menciptakan lingkungan yang tidak sehat.
Pantauan di lapangan pada Jumat (5/6/2026) menunjukkan sampah menumpuk di beberapa titik, termasuk di area pasar, pinggir jalan utama, dan sejumlah kawasan permukiman. Tumpukan sampah yang disebut telah beberapa hari tidak terangkut itu menimbulkan bau tak sedap dan mengundang banyak lalat di sekitar lokasi.
Sejumlah warga mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Mereka menilai upaya masyarakat menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan menjadi sia-sia apabila sampah tidak segera diangkut oleh pihak terkait.
“Kami sudah berusaha membuang sampah di tempat yang disediakan. Namun jika tidak diangkut selama berhari-hari, akhirnya tetap menumpuk dan mengotori lingkungan,” ujar salah seorang warga.
Keluhan serupa juga datang dari para pedagang yang beraktivitas di sekitar Pasar Labuha. Mereka berharap pemerintah daerah melalui instansi teknis segera mengambil langkah penanganan agar kondisi tersebut tidak semakin parah.
Selain mengganggu kenyamanan, penumpukan sampah dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat dan mencemari lingkungan sekitar. Warga pun meminta adanya solusi jangka pendek maupun jangka panjang untuk mengatasi persoalan persampahan di ibu kota Kabupaten Halmahera Selatan tersebut.
Beberapa pihak mengusulkan peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah dari rumah tangga, sekaligus pembenahan sistem pengangkutan dan pengelolaan sampah agar lebih efektif dan berkelanjutan.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halmahera Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, keterbatasan armada pengangkut sampah serta kendala anggaran diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi lambatnya proses pengangkutan sampah di Kota Labuha.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan segera mengambil langkah konkret agar persoalan sampah dapat ditangani secara maksimal dan Kota Labuha kembali bersih, sehat, serta nyaman bagi seluruh warga.
Red, BanoaTV




Tinggalkan Balasan