BACAN, BanoaTV – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Khairaat (STAIA) Labuha menggelar aksi demonstrasi jilid II di depan Kantor Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (7/01/2026).
Selain menuntut pencairan beasiswa, mahasiswa juga menyampaikan dugaan penyelewengan pengelolaan dana desa di Desa Waringi, Kecamatan Obi Utara.
Dalam aksi tersebut, salah satu orator, Mahdi, menyampaikan dugaan adanya penyimpangan pengelolaan dana desa yang diduga dilakukan oleh Pemerintah Desa Waringi. Mahdi merupakan mahasiswa STAIA Labuha sekaligus warga asli Desa Waringi.
Mahdi meminta Inspektorat Halmahera Selatan melakukan audit investigasi terhadap Kepala Desa Waringi, Badri Somadayo. Ia menyebut terdapat sejumlah indikasi yang dinilai perlu diperiksa lebih lanjut oleh aparat pengawas internal pemerintah.
“Kami meminta Inspektorat Halmahera Selatan segera melakukan audit investigasi terhadap pengelolaan dana desa di Desa Waringi,” kata Mahdi dalam orasinya.
Ia menilai pengelolaan dana desa di Desa Waringi belum berjalan secara transparan dan akuntabel sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Menurutnya, masyarakat belum mendapatkan akses yang jelas terhadap informasi penggunaan anggaran desa.
Mahdi juga menyebutkan beberapa dugaan yang perlu ditelusuri, di antaranya ketidakjelasan alokasi anggaran desa, minimnya laporan pertanggungjawaban yang dapat diakses publik, serta lemahnya pengawasan masyarakat dalam pengelolaan dana desa.
Aksi demonstrasi berlangsung tertib dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Penyampaikan aspirasi oleh demonstran dilalukan secara damai di depan Kantor Inspektorat Halmahera Selatan.
Selain menyampaikan dugaan penyelewengan dana desa, mahasiswa STAIA Labuha tetap menuntut pencairan beasiswa mahasiswa yang dinilai belum direalisasikan secara adil oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.
Mahasiswa berharap Inspektorat Halmahera Selatan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Waringi Badri Somadayo masih dalam upayah dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan atas dugaan yang disampaikan mahasiswa.
Kemudian Kepala Inspektorat Halmahera Selatan Ilham Abubakar juga belum memberikan keterangan resmi terkait rencana audit investigasi tersebut.
Red, BanoaTV




Tinggalkan Balasan