HALTIM, BNtv – Pasca pelantikan kepala daerah, bupati, dan wali kota se-Maluku Utara pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, para kepala desa dan tokoh pemuda di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mempererat silaturahmi.

Kepala Desa Wayafly, yang juga mewakili tokoh masyarakat, Yehuda Goeslaw, mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara, khususnya di Halmahera Timur, untuk tetap menjaga stabilitas keamanan di daerah.

“Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas yang kondusif, baik hari ini maupun ke depannya, di Provinsi Maluku Utara, khususnya di Kabupaten Halmahera Timur,” ujar Yehuda pada Minggu (23/02/2025).

Ia juga menyoroti potensi sumber daya alam yng dimiliki Halmahera Timur dan berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan warga.

Sementara itu, M. Zaid Latawan, perwakilan tokoh pemuda Desa Mabapura, mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keamanan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

“Dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di Halmahera Timur, serta di Maluku Utara secara umum, masyarakat harus lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama yang bersifat provokatif,” kata Zaid.

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan silaturahmi kekeluargaan sebagai bagian dari budaya dan adat istiadat yang diwariskan leluhur.

“Kita harus tetap berpegang pada nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang telah menjadi warisan leluhur, agar terhindar dari segala bentuk provokasi yg dapat mengganggu keharmonisan masyarakat,” tandasnya. (Tosan)