BACAN, BNtv – Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, harga kebutuhan pokok (sembako) di Pasar Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, masih terpantau stabil.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Halsel, tidak ada perubahan signifikan pada harga sejumlah komoditas utama dibandingkan dengan sebelumnya.
Beberapa bahan pokok seperti beras Cap Gunung Surya (medium) dan Cap Dewa Langit (medium) tetap di harga Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras premium seperti Cap 388 dan Cap Lobster masih bertahan di Rp18.000 per kilogram.
Komoditas lain seperti minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, serta daging ayam juga tidak mengalami perubahan harga. Harga minyak goreng curah tetap di angka Rp20.000 per liter, minyak goreng kemasan premium Rp25.000 per liter, dan Minyakita Rp18.000 per liter.
Namun, harga cabai mengalami lonjakan akibat berkurangnya stok di pasaran. Cabai rawit merah saat ini berada di angka Rp100.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau lebih tinggi, mencapai Rp120.000 per kilogram.
Kepala Dinas Perindagkop Ardiani Rajilun melalui Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Halsel, Nurbaiti Karmila, mengatakan bahwa secara umum harga bahan pokok masih stabil.
“Harga belum mengalami kenaikan signifikan dari hasil survei kami di lapangan. Hanya cabai yang mengalami kenaikan karena stoknya menurun dan harus didatangkan dari Manado ke Bacan,” jelasnya via whatssap. Senin (24/02/2025)
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa menjelang H-1 Ramadhan, ada kemungkinan harga sembako mengalami kenaikan akibat lonjakan permintaan. “Kami akan terus melakukan pemantauan harga untuk mengantisipasi fluktuasi yang terjadi,” tambahnya. (Red)




Tinggalkan Balasan