BACAN, BanoaTV — Tumpukan sampah yang berserakan di badan jalan Desa Tuokona, Kecamatan Bacan Selatan, menjadi sorotan tajam warga dan pengguna jalan.
Pemandangan memalukan itu terpantau pada Rabu (15/10/2025), di mana sampah dibiarkan menumpuk hingga mengeluarkan bau busuk yang menusuk hidung.
Dari hasil pantauan di lapangan, sampah tersebut diperkirakan sudah dua hingga tiga minggu tidak diangkut. Kondisi tersebut bukan hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat sekitar. Meski menyebarkan bau tak sedap, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Selatan belum terlihat melakukan tindakan apa pun.
Salah satu warga yang beraktivitas setiap hari di sekitar lokasi mengaku geram dengan kondisi tersebut.
“Baunya luar biasa menyengat. Kami (torang red) yang bekerja di sekitar sini jadi tidak nyaman. Seharusnya dinas terkait cepat atasi jangan tunggu sampah menumpuk seperti ini,” ujarnya dengan nada kesal.
Keluhan serupa juga datang dari pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di area itu. Mereka menilai penumpukan sampah di jalan umum adalah bukti kelalaian pihak terkait dalam menjaga kebersihan wilayah.
DLH Halmahera Selatan didesak segera turun tangan melakukan monitoring dan pengangkutan sampah secara rutin. Mereka mengingatkan agar persoalan kebersihan tidak dianggap sepele, karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
“Kami harap ini bisa diperhatikan dinas terkait karena ini menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat termasuk kami yang sering beraktivitas di sekitar lokasi ini,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan