BACAN, BanoaTV – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha mengambil langkah inisiatif dengan menyewa satu unit mobil pengangkut sampah guna mengantisipasi penumpukan limbah organik atau sampah domestik di kawasan lingkungan rumah sakit.

Kebijakan ini ditempuh karena keterbatasan armada pengangkut sampah yang dimiliki oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Selatan. Bahkan, beberapa armada yang tersedia saat ini mengalami kerusakan sehingga tidak mampu melayani secara maksimal.

“Ya, kita inisiatif sendiri karena dinas terkait mengalami keterbatasan armada. Bahkan ada armada pengangkut sampah mereka yang rusak,” ujar Direktur RSUD Labuha, dr. Titin Andriyanti, kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (11/9/2025).

Lebih lanjut, dr. Titin menegaskan bahwa selain fokus pada pengelolaan limbah medis B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), pihaknya juga berupaya meminimalisir tumpukan sampah domestik yang dihasilkan dari aktivitas rumah sakit. Padahal, secara teknis, pengelolaan sampah domestik menjadi tanggung jawab DLH.

“RSUD tidak hanya berhadapan dengan limbah medis yang berisiko tinggi, tetapi juga sampah domestik yang jumlahnya cukup banyak setiap hari. Karena itu, kami merasa perlu mengambil langkah konkret agar tidak menimbulkan persoalan kebersihan maupun kesehatan lingkungan,” tambahnya.

Dengan adanya armada sewa ini, RSUD Labuha berharap persoalan kebersihan lingkungan rumah sakit dapat lebih tertangani, sekaligus menjadi dukungan terhadap upaya menciptakan layanan kesehatan yang bersih, aman, dan nyaman bagi pasien maupun masyarakat.

Wartawan: Adhy

Editor: Redaksi BanoaTV