BanoaTV – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 mengguncang wilayah perairan Sulawesi Utara pada Kamis pagi (02/04/2026) pukul 06:48:14 WITA. Berdasarkan informasi resmi dari BMKG, pusat gempa berada di koordinat 1,21 LU dan 126,25 BT, atau sekitar 127 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 18 kilometer.
Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tersebut berpotensi memicu tsunami di sejumlah wilayah di Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut), dengan status peringatan berbeda-beda.
Untuk wilayah berstatus SIAGA, meliputi:
Kota Ternate (estimasi tiba 06:53 WITA), Halmahera (06:54 WITA), Kota Tidore (06:56 WITA), Kota Bitung (07:12 WITA), Minahasa Bagian Selatan (07:17 WITA), Minahasa Selatan Bagian Selatan (07:18 WITA), serta Minahasa Utara Bagian Selatan (07:18 WITA).
Sementara wilayah dengan status WASPADA meliputi:
Kepulauan Sangihe (07:14 WITA), Minahasa Utara Bagian Utara (07:15 WITA), dan Bolaang Mongondow Bagian Selatan (07:21 WITA).
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk segera mengambil langkah antisipatif sesuai dengan status peringatan yang telah ditetapkan. Untuk wilayah berstatus “Awas”, evakuasi menyeluruh harus segera dilakukan. Sedangkan wilayah “Siaga” diharapkan melakukan evakuasi, dan wilayah “Waspada” diminta menjauhi pantai serta tepian sungai.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang namun waspada, mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan keselamatan masyarakat di wilayah berpotensi terdampak.
Red, BanoaTV




Tinggalkan Balasan