BACAN, BNtv – Seorang warga Desa Mano, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, berinisial L mengalami luka parah setelah ditebas dengan parang oleh seorang pria berinisial T. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 31 Maret 2025, sekitar pukul 16.30 WIT, usai pelaksanaan salat Idulfitri 1446 Hijriah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat L mendengar teriakan minta tolong dari seorang warga bernama Dedi, yang diketahui baru saja terlibat perkelahian dengan warga dari kampung tetangga. L kemudian berinisiatif menolong Dedi dan membawa yang bersangkutan masuk ke dalam rumahnya untuk diamankan.

Namun, tak lama setelah L keluar dari rumah Dedi, pelaku inisial T tiba-tiba datang sambil membawa sebilah parang. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menyerang L. Korban sempat berusaha menangkis serangan tersebut menggunakan tangan kanan, namun tebasan pelaku mengenai lengan korban hingga nyaris putus.

“Setelah korban mengamankan Dedi, dia keluar rumah dan langsung diserang pelaku dengan parang. Korban menangkis dengan tangan kanan hingga lengan hampir putus,” ujar Risno, adik kandung korban saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (4/4/2025).

Akibat luka serius yang dialami, L awalnya dibawa ke Puskesmas Obi Selatan. Namun, karena kondisi yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Labuha untuk menjalani operasi dan perawatan medis lebih lanjut.

“Saat ini korban dirawat di RSUD Labuha. Sudah dioperasi dan masih dalam penanganan dokter,” tambah Risno.

Sementara itu, Kapolsek Obi Selatan, IPDA Samsudin Upara, S.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian penganiayaan tersebut.

“Benar, kejadian terjadi pada Senin, 31 Maret 2025, sekitar pukul 16.30 WIT di Desa Mano. Korban berinisial L dan pelaku berinisial T. Saat ini kasus sedang ditangani oleh Polsek Obi Selatan,” ujar Kapolsek. (Red)