BanoaTV, – Dalam rangka perayaan Paskah Kristus tahun 2025, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bersama dengan Polres melakukan bagi-bagi sembako kepada puluhan para ibu janda dan anak Yatim di Gereja GPM Tomori, Bacan, Senin, (21/03/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Gereja jemaat GPM “El-Roi” Tomori itu, dihadiri oleh Kapolres Halsel yang diwakili Kasat Lantas, AKP Adil, S.Sos., S.Ap., M.Si, Ketua Jemaat, Pdt. Willyam Lesirolo, S.Si, Pengurus DPD GAMKI Malut, Meidi Noldi Kurama, bersama dengan Pengurus DPC GAMKI Halsel dan penerima sembako.

Ketua DPC GAMKI Halsel, Van Costan E. E. Galouw, S.IP, dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan spirit spritual ditengah situasi perayaan Paskah Kristus. Dia lantas mengaku, kegiatan berbagi ini sebagai wujud menghayati Kasih Allah melalui penderitaan dan kematian Yesus.

“Dalam suasana Paskah, kami hadir untuk berbagi meski hanya sekedar, namun ini bentuk merespon akan kasih Allah yang besar itu. Semoga melalui Paskah Kristus, kita dapat terus berbenah dan membaharui diri dalam berbagai ruang kehidupan”, ucap Van.

Ketua GAMKI Halsel itu pun mengucapkan banyak terima kasih kepada Polres Halsel yang telah banyak menopang dan mendukung setiap kegiatan pihaknya. “Semoga persaudaraan GAMKI bersama Polres terus terjalin untuk mendorong kemajuan di Bumi Saruma”, pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Halsel saat memberi sambutan mewakili Kapolres, dia mengapresiasi kerja sama yang terbangun antara Polres dan GAMKI. “Ini kerja sama yang baik untuk kebaikan. Semoga ini terus berlanjut”, kata AKP Adil.

Diakhir dari kegiatan ini, Ketua Jemaat GPM “El-Roi” Tomori, Pdt. Willyam Lesirolo, S.Si, mengucapkan banyak terima kasih kepada Polres Halsel dan GAMKI Halsel atas perhatian bagi warga jemaatnya yang berstatus janda, duda dan anak yatim.

“Sebagai pimpinan jemaat, saya berterima kasih kepada Polres dan GAMKI atas perhatian bagi warga jemaat, semoga kebaikan ini diberkati oleh Tuhan”, singkat Pdt. Willyam sekaligus menutup sambutannya. (*)