Ternate, BanoaTV – Ketua Eksekutif Wilayah (EW) Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Maluku Utara, Sahrul N. Manan, mengecam keras dugaan pernyataan provokatif yang disampaikan oleh politisi Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Maluku Utara, Aksandry Kitong, melalui sebuah grup WhatsApp.
pernyataan yang beredar tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas sosial serta merusak keharmonisan antarumat beragama di Maluku Utara, khususnya di wilayah Halmahera Utara.
Pernyataan seperti ini sangat berbahaya dan tidak mencerminkan sikap seorang politisi yang seharusnya menjaga persatuan. Maluku Utara, terutama Halmahera Utara, memiliki sejarah panjang terkait konflik sosial, sehingga setiap ucapan yang berbau provokasi dapat memicu ketegangan baru,
Rruang digital seperti grup WhatsApp tidak boleh dijadikan tempat untuk menyebarkan narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Mendesak Partai Demokrat untuk segera mengambil langkah tegas terhadap kadernya tersebut. Ia meminta agar Aksandry Kitong dicopot atau dipecat karena melakukan tidak yang tidak terdidik (provokatif).
Kami mendesak Partai Demokrat untuk tidak tinggal diam. Harus ada tindakan tegas, termasuk pemecatan, Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan nama partai demokrat di Maluku Utara.
LMND Maluku Utara juga meminta aparat penegak hukum untuk segera memproses kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami menegaskan bahwa setiap pernyataan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial harus ditindak secara serius.
Kami juga meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Jika ada unsur pelanggaran hukum, maka harus diproses sesuai aturan yang berlaku agar memberikan efek jera,
Sahrul mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku Utara untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta terus memperkuat nilai-nilai toleransi antarumat beragama.
“Kita semua punya tanggung jawab menjaga kedamaian di daerah ini. Jangan sampai pernyataan yang tidak bertanggung jawab merusak harmoni yang selama ini sudah kita bangun bersama.
Red, BanoaTV




Tinggalkan Balasan